Perspektif secara sosiologis terhadap Sosiologi
Mungkin ada diantara anda yang belum pernah
mendengar istilah “Sosiologi” ? Dalam tulisan kali ini saya akan membahasnya.
Jadi, menurut pendiri bidang ilmu ini, yaitu Auguste Comte (2013: 3) sosiologi adalah “ilmu kemasyarakatan umum
yang merupakan hasil terakhir daripada perkembangan ilmu pengetahuan, oleh
karena itu sosiologi didasarkan kepada perkembangan-perkembangan ilmu
pengetahuan”.
Sederhananya begini, sosiologi
adalah bagian dari Ilmu-ilmu sosial yang secara khusus mengkaji seluruh
dinamika kehidupan masyarakat (kehidupan anda juga) sebagai akibat dari
perkembangan ilmu pengetahuan lain.
Muara dari segala ilmu pengetahuan
Jika seluruh ilmu pengetahuan (matematika, fisika,
kimia, biologi, hukum, ekonomi dsb.) diibaratkan air yang mengalir melewati
sungai menuju ke samudera, maka sosiologi secara khusus dan istimewa merupakan
muara sungainya.
Jadi begini, coba anda pikirkan, semua ilmu
pengetahuan dari berbagai bidang didunia ini ada dan berkembang untuk siapa ?
Yaitu untuk masyarakat karena sesungguhnya segala perkembangan ilmu pengetahuan
didunia ini selalu ditujukan untuk orang banyak dan orang banyak itu ada
masyarakat.
Seperti definisi yang di ungkap oleh August Comte
diatas, bahwa sosiologi merupakan hasil terakhir dari ilmu pengetahuan. Maka,
sosiologi hadir untuk menjelaskan gejala-gejala yang timbul dalam masyarakat
sebagai akibat perkembangan suatu ilmu pengetahuan.
Oleh karena itu cakupan bidang ilmu sosiologi sangat
luas, ada banyak pembagian dalam membahas setiap aspek dalam ilmu sosiologi.
Misalnya untuk membahas kesehatan masyarakat dan paramedis, anda bisa mendalami
bidang ilmu sosiologi kesehatan.
Memang pada level sekolah menengah atas (SMA),
sosiologi dibahas secara umum sehingga kelihatan sederhana namun sebenarnya
bidang ilmu ini menyimpan banyak pengetahuan menarik.
Bukan ilmu pengetahuan terapan
Sosiologi bukanlah ilmu pengetahuan
terapan, seperti ilmu arsitektur yang bisa anda gunakan untuk membangun rumah
atau ilmu teknik mesin yang sangat berguna untuk menciptakan pabrik pengolahan
kelapa sawit. Lalu bagaimana ? Sosiologi menempatkan diri untuk menjelaskan
gejala-gejala yang terjadi sebagai akibat dari suatu perkembangan atau
kemerosotan.
Sosiologi sangat relevan untuk
memahami kultur bangsa Indonesia yang beragam, sebab sosiologi selalu punya pandangan
yang khas. Semua bidang ilmu memerlukan sosiologi sebagai tolak ukur untuk
perkembangan ilmunya.
Juniardi Sucinda
Komentar
Posting Komentar